Beranda > Berita Musik Dunia > Usai Dipakai Metallica, Rumput GBK Rusak Parah

Usai Dipakai Metallica, Rumput GBK Rusak Parah

MetallicaJKT2Berlangsungnya konser band metal asal Amerika Serikat, Metallica di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada Minggu (25/8/2013) malam, membuat lapangan utama di stadion berkapasitas 88.000 itu mengalami kerusakan.

Kepala Unit I Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK), Tubani mengatakan, dua hari setelah pelaksanaan konser Metallica, kerusakan di lapangan SUGBK terjadi pada rumput dan media tanah.

Kerusakan pada rumput dan media tanah tidak dapat dihindari meskipun pihak promotor, Black Rock Entertainment selaku promotor telah memasang ribuan lembar pelindung rumput atau grass cover.

“Rumputnya mengalami stress. Stress itu ada tiga kategorinya, stress ringan, sedang, dan berat. Ini yang terjadi pada kegiatan kemarin itu 90 persen stress ringan, sementara 10 persen sisanya stress berat. Stress berat itu karena rumput terkena grass cover,” tuturnya ditemui di Senayan, Selasa (27/8/2013).
“Kemudian untuk media tanah, karena tanah di sini terdiri dari tujuh lapisan sehingga kalau kena beban berat itu otomatis pemadatan akan terjadi. Seperti kemarin dipasang grass cover, tanah tidak ada kepadatan,”.

Menurut Tubani, kerusakan terhadap rumput dan media tanah, setelah berlangsungnya konser Metallica merupakan tanggung jawab pihak promotor. Oleh karena itu, pihak PPKGBK akan membuat berita acara terkait kerusakan apa saja yang terjadi di stadion kebanggaan masyarakat Indonesia itu.

“Ini tanggung jawab promotor, kalau lapangan ada jaminan kerusakan. PPKGBK harus bisa membuktikan terjadi kerusakan, kemudian disampaikan kepada promotor. Nanti dibuat dalam berita acara berapa pengeluaran yang dikeluarkan PPKGBK untuk membenahi stadion. Kemudian promotor membayar sejumlah uang,” tuturnya.

Tubani menambahkan, melihat kerusakan yang terjadi pada rumput serta media tanah di lapangan SUGBK merupakan kerusakan ringan. Maka diperlukan waktu selama lima hari untuk melakukan penyembuhan.

“Pada proses penyembuhan dilakukan airator atau semacam mesin untuk menggemburkan tanah. Kemudian diberikan pasir, pupuk, serta dilakukan penyiraman. Terakhir ada penggilasan atau perataaan tanah, setelah itu rumput dipotong. Memerlukan waktu lima hari untuk recovery,” tambahnya.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: