Arsip

Archive for the ‘Berita Musik Dunia’ Category

Bruce Dickinson Investasikan USD 4,2 juta Demi Proyek Pesawat Terbang Terbesar Di Dunia

Inovasi baru hadir dalam dunia penerbangan. Sebuah pesawat terbang baru telah dikonsep dan dicanangkan sebagai pesawat terbongsor di dunia.

Seperti yang dilansir Cnet (1/3), pesawat ini merupakan prakarsa dari miliarder internet Amerika Serikat. Dirinya mencoba membuat sebuah pesawat terbang dengan ukuran jumbo yang mirip dengan balon udara Zeppelin.

Pesawat HAV 304 Airlander ini disebut sungguh besar hingga akan menutupi langit di beberapa daerah sekaligus. Pesawat ini pun akan jadi pemandangan langit kita di masa mendatang.

Dari segi ukuran, HAV 304 Airlander, akan memiliki panjang 91 meter. Pesawat ini juga akan mampu mengangkat beban penuh hingga 7-8 ton.

Jika sudah mengudara nanti, pesawat ini pun disebut akan malas mendarat. Pasalnya, sekali terbang pesawat tersebut bisa melayang di udara hingga tiga minggu lamanya.

Saat ini sendiri proyek pembuatan pesawat tersebut turut didukung oleh frontman Iron Maiden, Bruce Dickinson. Dirinya mengaku telah menginvestasikan USD 4,2 juta agar pesawat tersebut bisa diproduksi.

The Rolling Stones: Tur, Pesta dan Tragedi

The Rolling Stones baru saja menyelesaikan konser mereka di Singapura. Konser yang berlangsung di Marina Bay Sands Ballroom  ini adalah rangkaian tur dunia mereka“14 On Fire”.

Tahun 2003, para dedengkot rock n’ roll ini pernah menyambangi Singapura. Dan, setelah sebelas tahun berlalu The Rolling Stones kembali, mengajak para penggemarnya berjingkrak-jingkrak lagi.

Konser kedua mereka di negeri di tengah selat malaka ini begitu pecah! Tata panggung, audio sound, jalannya acara, serta aksi Mick Jagger cs, perfecto.

Sebelum beraksi di atas panggung, The Rolling Stones sempat menyapa para penggemarnya di area Event Plaza. Mereka tidak bisa masuk ke area Grand Ballroom. Dan, pihak pantia pun menyediakan sebuah layar raksasa di area Event Plaza bagi penggemar yang tidak kedapatan tiket konser agar tetap bisa menyaksikan idolanya beraksi.

“Jumping Jack Flash” menjadi lagu pembuka konser malam itu, 15 Maret 2014. Grand Ballroom yang diisi oleh ribuan orang itu pun langsung riuh. Mick Jagger juga tampil sangat enerjik di hadapan para penggemarnya.

Awalnya, para penonton itu hanya duduk di bangku yang sudah disediakan oleh pihak promotor. Tapi bagaimana mungkin jika Keith Richards sudah melantukan melodi “Honky Tonk Woman” mereka hanya diam? Tempat-tempat duduk itu pun akhrinya dijadikan tempat berdiri oleh mereka. Para penonton pun larut, berjingkrak dengan living legend rock n’ roll asal British itu.

The Rolling Stones merupakan bintang utama dalam festival Marina Bay Sands Rock Singapore. Selain Mick dkk, ada juga penampilan dari musisi lokal seperti A-List, Kruefer, Zul-Tania, dan Jive Talkin’. Perform dari musisi lokal menjadi intro yang ciamik sebelum The Rolling Stones manggung. Keempatnya berhasil membangun energi di antara para penonton.

Ada 19 lagu yang dibawakan oleh The Rolling Stones di atas panggung. “Satisfaction”, “You Can’t Always Get What You Want”, “Miss You”, “Paint It Black”, serta “Brown Sugar”. Yap, itu semua lagu-lagu yang sudah pasti dihapal di luar kepala oleh para penggemarnya. Dan malam itu menjadi reuni yang luar biasa antara The Rolling Stones dengan Singapura.

Sayangnya, setelah konser mereka di Singapura, The Rolling Stones memutuskan menghentikan jadwal tur 14 on Fire. Hal ini disebabkan meninggalnya kekasih Mick Jagger, L’Wrenn Scotts. Almarhumah ditemukan meninggal akibat gantung diri di apartemennya di New York, AS.

Mendengar kejadian itu, Mick segera memutuskan menemui jasad kekasihnya. Hubungan percintaan mereka telah dijalin selama sedekade. Frontman The Rolling Stones pun tidak mengetahui alasan bunuh diri kekasihnya. Namun ia amat berterima kasih kepada seluruh fans yang mau mengerti alasan ia menghentikan jadwal tur mereka.

 

Pacar Gantung Diri, Mick Jagger Mau Berhenti Jadi Playboy

Vokalis The Rolling Stones, Mick Jagger hingga kini masih berduka setelah ditinggal kekasihnya L’Wren Scott yang ditemukan mati bunuh diri di apartemennya, Senin (17/3) lalu.

Seperti dilansir The Telegraph, Mick Jagger saat ini telah tiba di Amerika Serikat untuk merencanakan pemakaman kekasihnya tersebut.

Namun jauh sebelumnya, Mick Jagger sudah berencana untuk menetap di Amerika Serikat. Mick Jagger diberitakan baru saja membeli rumah dan berencana menetap bersama Scott di New York.

Pria yang memiliki tujuh anak dari empat wanita itu bahkan dikabarkan untuk mengakhiri reputasinya sebagai playboy.

“Mick baru-baru ini memutuskan untuk mengakhiri gaya hidup hotelnya, dan aku mengerti mereka baru saja membeli rumah seharga 10 juta (USD) di New York,” kata Rob Shane, salah satu kerabat L’Wren Scott.

Kekasih Mick Jagger Dibenci Oleh Personel The Rolling Stones

Dalam artikel yang diterbitkan oleh New York Post, L’wren Scott, kekasih dari Mick Jagger, disebut sebagai ‘Yoko Ono’ di tubuh The Rolling Stones.

Seperti yang diketahui, Yoko Ono sering disalahkan atas bubarnya The Beatles di masa lalu dan dibenci oleh para fans serta personel band Liverpool tersebut. Imej tersebut juga kabarnya lekat dengan sosok L’wren, yang dikatakan sering mengatur band itu.

“Seluruh personel tidak menyukai L’wren karena dia itu sering mengatur,” kata seorang narasumber seperti dikutip dari New York Post. “Ketika dia (L’Wren) datang, mereka pasti bilang, ‘Inilah si Yoko Ono,’” lanjutnya.

Bahkan, sebelum L’wren ditemukan gantung diri di apartemennya, usut punya usut ia menawari personel The Rolling Stones desain kostum untuk 14 On Fire Tour. Akan tetapi ditolak oleh para personel lainnya. “Akhirnya dia hanya bisa membuat desain untuk pakaian Mick saja,” papar sumber tersebut.

Hal ini nampak berbeda dengan apa yang kemukakan personel The Rolling Stones pasca meninggalnya L’wren.

“Ini satu berita yang buruk dan hal yang terpenting adalah tetap bersama untuk memberikan Mick dukungan dan membantunya melewati masa-masa berkabung,” ungkap Ronnie Wood, gitaris The Rolling Stones.

The Rolling Stones Jadwal Ulang Tur Australia

Seakan memiliki hutang kepada publik Australia dan Selandia Baru, The Rolling Stones pun akhirnya menjadwal ulang tur mereka. Mereka sudah menetapkan bulan untuk menggelar konser di sana.

Rencananya pada bulan Oktober dan November mereka akan menggelar konser di sana. Namun untuk jadwal dan venue belum ada konfirmasi yang pasti.

“Pada masa berkabung ini kami ingin memberikan kabar kepada para penggemar The Rolling Stones di Australia dan Selandia Baru dan seluruh pemegang tiket bahwa konser akan dijadwal ulang. Kami akan tampil kembali pada Okotober atau November 2014,” seperti dikutip dari akun Facebooknya.

Batalnya konser The Rolling Stones diakibatkan kematian kekasih Mick Jagger akibat bunuh diri. Mick sendiri merasa terpukul dengan kepergian L’Wren Scott dan dia memutuskan untuk membatalkan konsernya dan terbang kembali ke Amerika.

Scott Bunuh Diri Karena Mick Jagger Sering Selingkuh

Kematian L’wren Scott dengan cara bunuh diri, membuat kekasihnya Mick Jagger shock. Rencana konser rolling stone di Australia pun terpaksa dibatalkan.

Berbagai spekulasi pun berkembang mengenai penyebab kematian tragis desaigner kondang itu. Mulai dari lilitan utang, hingga depresi karena tak kunjung dinikahi.

Dilansir dari hollywoodlife, mantan pembantu rumah tangga Scott, Lupe Montufar, blak-blakan meyakini kalau penyebab Scott bunuh diri adalah sosok kekasihnya, Mick Jagger.

Montufar yang pernah mengabdi selama 16 tahun pada Scott mengaku pernah dicurhati mengenai tekanan batin yang dirasakan wanita cantik itu.

“Ia telah mengorbankan banyak hal sejak hidup dengan Jagger. Tapi impiannya tidak pernah kesampaian. Ia bahkan tertekan dan begitu depresi karena Jagger,” ungkap Montufar dalam sebuah wawancara ekslusif.

Selama ini Montufar bermimpi bisa menikah dan memiliki keluarga dengan Jagger. Namun sayangnya, vokalis legendaris itu sepertinya tidak memiliki keinginan untuk menikah lagi.

Yang membuat Scott bertambah depresi, karena ia tahu ada perempuan lain yang sedang didekati Jagger. Selain itu Jagger termasuk pria yang masih suka melirik bahkan menghabiskan waktu dengan wanita lain.

“Scott tahu Mick memiliki kebiasaan dengan wanita lain. Tapi dia tetap menerima dan mau bersama Mick karena rasa cintanya,” kata Montufar yang begitu shock mendapat kabar tentang kematian Scott.

Montufar yang menganggap Scott bagaikan anak sendiri ini mengenal sosok Scott begitu mudah berubah demi mendapatkan cinta Mick Jagger.

“Dulu dia sangat keras dan menyenangkan. Saat dia (Scott) belia, dia selalu memanggil nama saya ‘Lupe’ dengan wajah riangnya. Tapi ketika sudah mengenal Mick, dia menjadi jauh lebih lembut dan lebih pendiam. Dia benar-benar di bawah pengaruh Mick. Saya yakin dia mengambil jalan itu (bunuh diri) karena kisah cintanya tragis,” tegas Montufar.

The Rolling Stones Beri Dukungan Sepenuhnya pada Mick Jagger

Kawan-kawan Mick Jagger yang tergabung dalam band The Rolling Stones menyuarakan dukungan kepada pentolan grup band tersebut atas kematian sang kekasih, L’Wren Scott. Mereka mengaku terkejut mendengar kabar yang menyedihkan tersebut.

“Tak ada yang tahu hal ini akan terjadi,” ujar Keith Richards, gitaris Rolling Stone, seperti dilansir dari Billboard, Kamis (20/3/2014)

“Kami semua sangat shock dengan kejadian ini namun hal pertama yang kami pikirkan adalah untuk terus mendukung Mick dalam masa-masa sulitnya saat ini,” tambah Charlie Watts.

Mereka juga sempat meminta maaf atas dibatalkannya konser The Rolling Stones di Australia dan Selandia Baru karena kejadian ini. Namun mereka berjanji akan segera memperbaiki jadwal jika keadaan sudah memungkinkan.

“Ini adalah sebuah kabar yang sangat buruk dan saat ini hal yang paling penting adalah kami bersama-sama menawarkan dukungan kepada Mick dan membantunya untuk melewati masa sulit. Tak perlu diragukan, kami akan kembali ke atas panggung sesegera mungkin,” tutup Ronnie Wood.

Polisi Pastikan Kematian Pacar Mick Jagger Karena Bunuh Diri

Kepolisian New York akhirnya memastikan apa penyebab kematian kekasih Mick Jagger, L’Wren Scott. Seperti diperkirakan sebelumnya, kekasih vokalis The Rolling Stones itu meninggal akibat bunuh diri.

Seperti dilansir BBC, kepolisian sebelumnya tidak menemukan adanya tanda-tanda mencurigakan pada mayat L’Wren Scott saat ditemukan meninggal di hotel 18 Maret lalu.

Namun hingga kini polisi belum mengetahui mengapa L’Wren Scott bunuh diri. Namun spekulasi yang berkembang L’Wren bunuh diri karena tak kunjung dinikahi oleh Mick Jagger.

Mantan pembantu L’Wren, Lupe Montufar seperti dilansir hollywoodlife, mengungkapkan keyakinannya kalau kematian Scott ada kaitannya dengan rocker Roling Stone.

“Ia putus asa untuk menikah dan memulai kehidupan keluarga dengan Mick. Ia begitu depresi hingga memilih bunuh diri,” kata Montufar.

10 Alasan Ilmiah Anda Harus Belajar Main Gitar

Pernahkah Anda berpikir mengapa gitaris terlihat begitu santai dan bebas di panggung. Contohnya saja Keith Richards `Rolling Stone`. Ternyata, di balik itu semua ada alasan ilmiah yang membuat Anda harus pintar bermain gitar.

Gitar bisa meningkatkan kemampuan otak, kehidupan seks, dan masih banyak lagi.

1. Kesenangan seperti seks

Siapa yang butuh pasukan? Anda cukup mainkan gitar Anda dan mendengarkan musik Anda. Ini bisa membuat Anda merasa lebih baik.

Menurut penelitian di ilmu syaraf di McGill University, mendengar musik memicu pelepasan dopamin di otak, bahan kimia yang sama yang dilepaskan ketika melakukan aktivitas seks. Itu seperti masturbasi musik.

2. Menjauhkan stres

Entah Anda sedang pusing karena bos atau tagihan, ambillah gitar Anda karena bisa melepaskan stres.

Sebuah penelitian dari Mind-Body Wellness Center dan Loma Linda University School of Medicine menemukan, stres bisa dikurangi dengan memainkan instrumen. Gerakan bisa membalikan sistem respons tubuh Anda terhadap tekanan.

3. Atasi nyeri

Jika Anda hidup dengan sakit kronis, raihlah gitar Anda. Menurut penelitian di University of Utah, mendengarkan musik baik itu dengan memainkan sendiri bisa mengalihkan pikiran Anda sehingga mengurangi nyeri.

4. Pertajam pikiran Anda

Sebuah penelitian Skotlandia yang terbaru mengatakan, musik lebih cenderung membuat fungsi otak lebih tajam, yang bisa membantu mencegah penurunan mental di masa depan. Bukalah buku lagu dan belajar memainkannya.

5. Menguatkan jantung Anda

Penelitian di Belanda menemukan, pasien yang bermain musik lebih dari 100 menit sehari menunjukkan penurunan yang signifikan pada tekanan darah dan detak jantung dibanding yang tidak. Tiga orang yang melakukan tes ternyata adalah gitaris.

6. Memikat hati wanita

Jangan khawatir, Anda cukup bermain serius gitar Anda agar menarik perhatian wanita. Bahkan jika wanita itu tak Anda kenal. Penelitian dari Psychology of Music menemukan, wanita mengasosiasikan kemampuan musik dengan kecerdasan, komitmen, kerja keras, serta kecakapan fisik. Wanita juga mengasosiasikan semua kualitas tersebut dengan kemampuan pria untuk mendapatkan uang.

7. Berteman dengan wanita

Penelitian Israel mengirimkan permintaan pertemanan dari pria berwajah tampan kepada wanita lajang. Setengah permintaan merupakan pria yang memegang gitar.Sedangkan setengah lainnya, bukan gitaris.

Hanya lima dari 50 wanita yang menerima permintaan pertemanan dari orang yang kurang jago bergitar, sementara yang bergitar lebih menarik. Alasannya, kemampuan musik berkaitan kejantanan.

8. Menjadi kaya

Gitar Anda bisa membantu Anda memperoleh uang. Peneliti di Michigan State University menemukan bahwa musisi yang belajar instrumen pada usia dini dan berusaha memelihara keterampilannya sampai dewasa memiliki kesempatan yang lebih baik untuk sukses.

9. Membangun kekuatan otak

Menurut sebuah studi Cambridge University, musisi terus menjadi kreatif bahkan ketika mereka tak sedang bermain instrumen mereka.

Peneliti menemukan, pemain memvisualisasikan musik dalam bentuknya dan memprosesnya dalam praktik. Kebanyakan tak melihatnya seperti itu, tapi itu adalah cara belajar yang sangat kreatif.

10. Rekam diri, penghargaan ke diri

Sering kali pemain gitar akan merekam sesi bermainnya atau lagu demo. Dengan cara itu, mereka bisa bermain lagi dan mempraktikkannya.

Tapi, bawalah rekaman Anda ke gym dan Anda akan melihat manfaatnya buat fisik.

Para ilmuwan di Max Planck Institute for Cognitive and Brain Sciences menemukan, musik tak hanya membuat latar belakang yang berisik ketika berolahraga, tapi membuat olahraga jadi kurang melelahkan.

Tatto Pertama Slash

Tatto pertama Slash di lengan kanannya terinspirasi dr karikatur seorang perempuan yg digambar oleh Slash sendiri. Perempuan itu adalah Shirley, ibu Adam Greenberg (drummer TIDUS SLOAN) yg selalu marah2 setiap Slash, Adam & Ron latihan di garasi kediaman keluarga Adam.
Slash menggambar karikatur ibu temannya itu sedang berdiri di depan pintu dan berteriak “Terlalu keras!! Aku tidak tahan dengan semua kegaduhan ini!!” Sementara seorang bocah berambut panjang tampak tidak peduli, memainkan gitarnya dan sekaleng bir tergeletak di sebelahnya.

Ketika mengabadikannya sbg tatto, Slash sedikit merubah karikatur itu dengan rambut ala Nikki Sixx dan buah dada besar. Konon Shirley sendiri berambut ikal, lebih tua dan gemuk

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.